Monday, January 27, 2014

SEDIH DI DANAU KENANGAN


Pada hari libur aiman pergi ke rumah kakeknya yang berada di tepi danau toba . dari atas bukit pemandangannya sangat elok. Air danau yang berwarna kebiru-biruabn tampak bagikan lautan luas aiman berkata kepada kakeknya “ kek,apakah di sini banyak ikannya ? “
            Kakek menjawab “ dulu ketika kakek masih muda danau itu ikanya banyak sekaili . kakek berasma ayahmu yg saat itu masih kecil sering memancing ikan di sini .”
            Aiman “ ikan apa saja kek yang ada di danau ini ? “
            Kakek “ wah banyak sekali aiman .”
            Aiman  “ ikannya enak yah kek ? “
            Kakek “ lezat sekali cucuku “
            Aiman “ kek kenapa kita sekarang tidak pergi memancing di danau itu ? “
            Kakek “ sekarang ikan-ikan yang enak itu sudah tidak ada,yg ada hanya ikan muajir itupun tidak terlalu besar “
            Aiman “ mengapa kek ? ke mana perginya ikan-ikan itu ? “
            Kakek “ sudah lama punah cucuku . ikan muajir itu memakan anak-anak ikan asli danau sehingga lama-kelamaan ikan asli danau habis dan musnah “
            Aiman “ jadi,ikan asli danau toba sudah lenyap kek ?
            Kakek “ ya, ikan-ikan di sini sudah punah sungguh sayang tapi begitulah kenyataan ya cucuku “
            Aiman “ keanpa bisa begitu ya kek apakah ikan muajir memakan semua iakan asli danau sini ? “
            Kakek “ bukan hanya itu penyebabnya cucuku , banyak warga yanag membuang sampah di danau ini sehingga limbah ya mencemari danau alhasil ikan-ikan pun pada mati “
Maka ya ucuku kita harus menjaga  dan merawata kelestarian ekosistem alam sehingga nanti di mas depan kita dapt menikmatinya .


No comments:

Post a Comment