Friday, June 12, 2015

IT Forensik



Tugas Softskill
IT Forensik
What IT Forsensik ?
Definisi :
•       Penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal.
•       Menurut Noblett, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer.
•       Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.
Why IT Forensik ?
Penggunaan IT Forensik memiliki beberapa tujuan antara lain :
•       Mendapatkan fakta-fakta obyektif dari sebuah insiden / pelanggaran keamanan sistem informasi. Fakta-fakta tersebut setelah diverifikasi akan menjadi bukti-bukti (evidence) yang akan digunakan dalam proses hukum.
•       Mengamankan dan menganalisa bukti digital. Dari data yang diperoleh melalui survey oleh FBI dan The Computer Security Institute, pada tahun 1999 mengatakan bahwa 51% responden mengakui bahwa mereka telah menderita kerugian terutama dalam bidang finansial akibat kejahatan komputer.
Kejahatan Komputer dibagi menjadi dua, yaitu :
•       Komputer fraud : kejahatan atau pelanggaran dari segi sistem organisasi komputer.
•       Komputer crime: kegiatan berbahaya dimana menggunakan media komputer dalam melakukan pelanggaran hukum.

Sedangkan alasan menggunakan IT Forensik antara lain :
•       Dalam kasus hukum, teknik komputer forensik sering digunakan untuk menganalisis sistem komputer milik terdakwa (dalam kasus pidana) atau milik penggugat (dalam kasus perdata).
•       Untuk memulihkan data jika terjadi kegagalan atau kesalahanhardware atau software.
•       Untuk menganalisa sebuah sistem komputer setelah terjadi perampokan, misalnya untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan apa yang penyerang itu lakukan.
•       Untuk mengumpulkan bukti untuk melawan seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh organisasi.
•       Untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimasi kinerja, ataureverse-engineering.
When IT Forensik ?
•       Pada tahun 2002 diperkirakan terdapat sekitar 544 juta orang terkoneksi secara online. Meningkatnya populasi orang yang terkoneksi dengan internet akan menjadi peluang bagi munculnya kejahatan komputer dengan beragam variasi kejahatannya. Dalam hal ini terdapat sejumlah tendensi dari munculnya berbagai gejala kejahatan komputer, antara lain:
Ø  Permasalahan finansial. Cybercrime adalah alternatif baru untuk mendapatkan uang. Perilaku semacam carding (pengambil alihan hak atas kartu kredit tanpa seijin pihak yang sebenarnya mempunyai otoritas), pengalihan rekening telepon dan fasilitas lainnya, ataupun perusahaan dalam bidang tertentu yang mempunyai kepentingan untuk menjatuhkan kompetitornya dalam perebutan market, adalah sebagian bentuk cybercrime dengan tendensi finansial.
Ø  Adanya permasalahan terkait dengan persoalan politik, militer dan sentimen Nasionalisme. Salah satu contoh adalah adanya serangan hacker pada awal tahun 1990, terhadap pesawat pengebom paling rahasia Amerika yaitu Stealth Bomber. Teknologi tingkat tinggi yang terpasang pada pesawat tersebut telah menjadi lahan yang menarik untuk dijadikan ajang kompetisi antar negara dalam mengembangkan peralatan tempurnya.
Ø  Faktor kepuasan pelaku, dalam hal ini terdapat permasalahan psikologis dari pelakunya. Terdapat kecenderungan bahwasanya seseorang dengan kemampuan yang tinggi dalam bidang penyusupan keamanan akan selalu tertantang untuk menerobos berbagai sistem keamanan yang ketat. Kepuasan batin lebih menjadi orientasi utama dibandingkan dengan tujuan finansial ataupun sifat sentimen.
Elemen penting dalam penyelesaian masalah keamanan dan kejahatan dunia komputer adalah penggunaan sains dan teknologi itu sendiri. Dalam hal ini sains dan teknologi dapat digunakan oleh fihak berwenang seperti: penyelidik, kepolisian, dan kejaksaan untuk mengidentifikasi tersangka pelaku tindak kriminal.
Bukti digital (Digital Evidence) merupakan salahsatu perangkat vital dalam mengungkap tindak cybercrime. Dengan mendapatkan bukti-bukti yang memadai dalam sebuah tindak kejahatan, Bukti Digital yang dimaksud dapat berupa adalah : E-mail, file-file wordprocessors, spreadsheet, sourcecode dari perangkat lunak, Image, web browser, bookmark, cookies, Kalender.
Ada 4 Elemen Forensik:
  1. Identifikasi bukti digital
  2. penyimpanan bukti digital
  3. analisa bukti digital
  4. presentasi bukti digital
Who IT Forensik ?
Seperti halnya dalam dunia nyata, diperlukan pula ahli Forensik Komputer dalam melaksanakan pekerjaan terkait. Jika dilihat dari kompetensi dan keahliannya, seorang ahli forensic computer yang baik dan lengkap harus memiliki tiga domain atau basis pengetahuan maupun keterampilannya, yaitu:
•       Segi akademis, paling tidak yang bersangkutan memiliki latar belakang pengetahuan kognitif mengenai cara kerja computer dalam lingkungan jejaring teknologi informasi dan komputasi, terutama berkaitan dengan hal-hal yang bersifat fundamental dalam pengembangan system berbasis digital.
•       Segi vokasi, dibutuhkan kemampuan untuk melakukan atau kerap disebut sebagai psiko-motorik, karena dalam prakteknya seorang ahli forensic akan melakukan kajian, analisa dan penelitian secara mandiri dengan menggunakan seperangkat peralatan teknis yang spesifik.
•       Segi profesi, seorang ahli yang baik akan berpegang pada kode etik seorang ahli forensic.
            Selain itu, dibutuhkan pula pengalaman yang cukup untuk dapat berkreasi dan berinovasi dalam setiap tantangan kasus forensic. Berdasarkan pengalaman, memang yang paling sulit adalah menyiapkan SDM yang handal di bidang forensic computer.
Prinsip IT Forensik
•       Forensik bukan proses Hacking
•       Data yang didapat harus dijaga jangan berubah
•       Membuat image dari HD / Floppy /USB-Stick / Memory-dump adalah prioritas tanpa merubah isi, kadang digunakan hardware khusus
•       Image tersebut yang diotak-atik (hacking) dan dianalisis – bukan
•       yang asli
•       Data yang sudah terhapus membutuhkan tools khusus untuk merekonstruksi
•       Pencarian bukti dengan: tools pencarian teks khusus, atau mencari satu persatu dalam image
Undang – Undang IT Forensik:
Secara umum, materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik mengacu pada beberapa instrumen internasional, seperti UNCITRAL Model Law on eCommerce dan UNCITRAL Model Law on eSignature. Bagian ini dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat umumnya guna mendapatkan kepastian hukum dalam melakukan transaksi elektronik. Beberapa materi yang diatur, antara lain:
•       pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah (Pasal 5 & Pasal 6 UU ITE);
•       tanda tangan elektronik (Pasal 11 & Pasal 12 UU ITE);
•       penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 & Pasal 14 UU ITE);
•       penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 & Pasal 16 UU ITE);

Monday, March 23, 2015

Etika dan Profesionalisme TSI

A.    Etika
Etika adalah Ilmu yang membahas perbuatan baik dan buruk manusia, Menurut Martin (1993), “etika adalah tingkah laku sebagai standar yang mengatur pergaulan manusia dalam kelompok sosial”. sebagai suatu subyek etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu atau kelompok untuk menilai perbuatannya benar atau salah.
B.     Profesi
Profesi adalah Pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup yang mengadalkan keahlian. Dimana keahlian yang tinggi di perlukan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang rumit serta perlu adanya disiplin etika yang dikembangkan dan diterapkan oleh suatu individu dan kelompok yang menyandang profesi tersebut.
            Merupakan pelaksanaan tugas dan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan yang rumit dari klien, yang mencakup pengambilan keputusan dengan kemungkinan akibat yang luas bagi masyarakat.
C.     Etika dan profesionalisme TSI
Masalah etika juga mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.
Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan?
Alasan mengapa seseorang harus memiliki etika dan profesionalisme adalah agar terhindar dari sikap atau perbuatan yang dapat melanggar norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat, etika juga membantu merumuskan pedoman etis yang lebih kuat dan norma-norma baru yang dibutuhkan karena adanya perubahan dalam kehidupan masyarakat etika juga dapat digunakan untuk mengambil sebuah keputusan tentang tindakan apa yang perlu di lakukan dan apa yang perlu dipahami.
Etika dalam teknologi informasi bertujuan agar suatu individu di lingkungan itu :
1.      Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri.
2.      Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi.
3.      Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi.
Tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi :
1.      Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
2.      Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan.
3.      Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu.
4.      Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
5.      Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
6.      Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.
Kapan menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI?
Etika dan Profesionalisme TSI digunakan setiap saat menggunakan teknologi informasi. Etika dan profesionalisme tidak hanya di gunakan ketika mendapat proyek saja.
Siapa pengguna Etika dan Profesionalisme TSI?
Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika seperti yang telah dijelaskan di atas.
Refrensi
·         http://hengkyrobert.blogspot.com/2013/03/etika-dan-profesionalisme-tsi.html


Saturday, October 25, 2014

Aplikasi Pembelian Token Listrik Melalui Pulsa Berbasis Android



Listrik yaitu kondisi partikel submatomik tertentu seperti proton dan elektron yang menyebabkan penolakan dan penarikan gaya di antaranya.
Sejak adanya listrik manusia mengalami kemajuan yang sangat pesat di berbagai bidang. Yang paling menonjol terdapat di bagian tekhnologi dan elektronika. Sebelum manusia mengenal listrik hampir semua alat di kerjakan dengan tenaga manusia atau alam.
Sejak adanya listrik itulah mulai bermunculan alat-alat bantu yang menggunakan listrik sebagai alat pengegraknya, yang mampu mempermudah pekerjaan manusia. Dengan di temukannya listrik dan semakin pesatnya perkembangan kehidupan pada manusia sehingga terciptalah sebuah handphone. Dimana handphone tidak hanya buat sms maupun telephone tetapi zaman sekarang handphone sudah dapat di pakai untuk mengembangkan aplikasi khususnya Handphone yang mempunyai sistem operasi android. Menurut Dimarzio Android adalah sebuah sistem operasi berbasis Java yang berjalan pada kernal Linux 2.6. Sistem ini sangat ringan dan berfitur lengkap.
Dengan berkembangnya fungsi pemakaian handphone  itu sendiri dan berkembangnya kehidupan di masyarakat yang mencari kemudahan akses di manapun dia berada. Yang mana akan di kembangkan sebuah aplikasi Smartphone android pembelian token listrik melalui pulsa handphone berbasis android. Token ‘Listrik’ ialah uang yang berbentuk tidak nyata yang hanya bisa ditukar dengan kWh listrik.
Pada sistem Token listrik, pelanggan mengeluarkan uang/biaya lebih dulu untuk membeli energi listrik yang akan dikonsumsinya. Besar energi listrik yang telah dibeli oleh pelanggan dimasukkan ke dalam Meter Prabayar (MPB) yang terpasang dilokasi Pelanggan melalui sistem ‘token’ (pulsa) atau stroom.
Aplikasi ini di buat berdasarkan masalah ketika malam hari pulsa token listrik habis tetapi kesusahan untuk membeli pulsa token listrik karena konter tutup di malam hari. Dengan adanya aplikasi ini di harapkan dapat membantu masyarakat dalam membeli pulsa token listrik di malam hari tanpa bingung harus mencari di konter penjualan pulsa token. Sehingga lebih efisien waktu dan memudahkan masyarakat untuk mengisi ulang pulsa pada waktu terdesak.


Refrensi :
J. Dimarsio, Android A Programers Guide, McGraw-Hill. 2008 : 6.

Saturday, July 5, 2014

CV

CURRICULUM VITAE

DATA PRIBADI
 



Nama                           : Yusufa Harry Istianto
Tempat / Tgl.lahir        : Jakarta / 23 Oktober 1993
Jenis Kelamin              : Laki-Laki
Kewarganegaraan       : Indonesia
Agama                         : Islam
Tinggi / Berat badan   : 170 cm / 55 kg
Status Perkawinan      : Belum Menikah
Alamat                                    : Jl. Anggrek IA RT 013/021 Blok D21 No.1 TWP
                          Kel. Ciangsana Kec. Gunung Putri, Kab. Bogor 16968.
HP                               : 089678425245
PENDIDIKAN FORMAL 



1999 – 2005                : SD Negeri 04 ciangsana, Bogor
2005 – 2008                : MTs. Ziyadaturrahman Bekasi
2008 – 2011                : SMA KAPIN Jakarta
2011 – 2015                : S1 Ilmu Komunikasi Jurusan Sistem Informasi Universitas
Gunadarma Depok
PENGALAMAN BERORGANISASI 



-          Anggota RISMA Masjid Al-muttaqin                        2009 – 2011
-          Karang Taruna Perumahan TWP TNI-AL                 2009 –  2013
-          Ketua Club Motor SBCB                                           2011 - 2013








Tuesday, July 1, 2014

Merawat tanaman didalam aquarium pada aquascape

Merawat tanaman didalam aquarium
perlu sekali kita perhatikan karena didalam aquarium perkembangan dan pertumbuhannya sangat sulit sekali kalau tidak di bantu dengan pupuk,CO2.dan bahan lainnya yang berkaitan dengan pertumbuhan tanaman dengan baik.dan Jangan lupa
1. anda harus bisa menyesuaikan kondisi alam tanaman asal,dimana anda harus menanam tanaman supaya bisa bertumbuh subur dengan baik
2.tanaman yang berasal di daerah dingin akan susah beradaptasi bila kita tanam di aquarium yang kondisinya panas jadi anda harus memberinya kipas yang biasa di pakai di aquascape atau bisa juga dengan alat apa saja tapi yang ada hubungannya dengan perawtan biota yang ada didalam aquascape sehingga tanaman, ikan, dan makhluk hidup lainnya yang berada didalam aquascape itu bisa senyawa,beradaptasi dengan tempat yang sesuai dan tepat
3. pemupukan pupuk yang diberikan untuk tanaman dapat berupa pupuk alami atau pupuk buatan .
4. Dalam aquarium tanaman air ini juga sama dengan biota yang hidup di dalamnya yaitu memerlukan nutrisi.
Nutrisi disini bukan berupa makanan ataupun minuman tetapi membutuhkan berbagai zat yang dibutuhkan seperti nitrogen, fosfor dan kalium. Nutrisi tersebut didapatkan dari pupuk khusus yang bernama macronutrients. Jadi untuk itu dengan cara seperti diatas semoga tanaman air anada bisa bertahan hidup dan sehat.

http://akuariumhias.blogspot.com/2012/12/tips-merawat-akuarium-aquascape-air.html

Cara Menanam Tanaman Di Aquascape

     FILTER

  1. Kapas
    untuk mengangkat kotoran dan dalam waktu panjang, akan berfungsi sebagai rumah bakteri. Contoh jenis kapas – dakron putih dan filter mat.
  2. Carbon active
    Untuk mengangkat racun bau dan warna yang bahaya untuk ikan dan tanaman. Biasanya carbon aktif hanya di gunakan 1x pemakaian saja untuk pertama kali seting aquascape. fungsi tersebut hanya untuk pembeningan dan mengangkat racun2 sampai ecosystem terbentuk yang bisa memakan waktu beberapa minggu.
  3. Rumah bakteri
    Untuk tempat tinggal dan pembiakan bakteri seperti bakteri lakto yang berfungsi sebagai pengurai kotoran ikan/ amoniak dan pembusukan lainya menjadi bermanfaat untuk taneman dan aman untuk ikan.
    Rumah bakteri tersebut juga berfungsi sebagai mempercepat pembentukan ecosystem aquascape.Contoh salah satu bakteri “ minuman yakult “ Jenis rumah bakteri yang bisa di gunakan – pumice / batu apung , bioball, growmax dan larva rock.Penataan pasir/ media di dasar aquarium juga sangat pentingnya untuk pengakaran tanaman. Arus air atau water flow.
    Seperti tanaman biasa, akar taneman memerlukan oxygen. Sedangkan daun taneman tersebut menghirup co2 yang pada umumnya menjadi peroses photosynthesis.
    Pompa adalah salah satu pendukung yang sangat penting untuk water flow. Peletakan dan posisi sangat di perhitungkan dan di pertimbangkan untuk pencegahan air stucknant terjadi.
    Perhitungan water flow
    • Minimal flow -3 x volume aquarium
    • Normal flow -5 x volume aquarium
    • Good flow -10 x volume aquarium
    < 10 x volume aquarium sangat mempengaruhi ke padatan taneman di dalam aquarium.
    (sumber : http://forum.indoaquascape.com)

Sunday, June 22, 2014

tugas penulisan softskil B.indonesia

BAB 1
PENDAHULUAN
1.      LATAR BELAKANG

Sekarang ini kebutuhan hidup dan tekhnologi semakin meningkat dimana banyak para wanita ataupun orang-orang lainnya melakukan pola hidup berbelanja dimana mereka sering sekali melakukan transaksi di mall-mall maupun di toko atau supermarket, banyak mall pada akhir tahun atau lebaran melakukan great sale dimana untuk menarik peminat para pebelanja untuk membeli banyak barang yang di diskon.
Wujud nyata tekhnologi yang berkembang di negara berkembang maupun maju yaitu tekhnologi mobile yang secara terus menerus terupdate sehingga banyak orang yang selalu membawa handphone dimanapun mereka berada, berkembangnya android akhir-akhir ini di tekhnologi mobile memacu penulis untuk membuat sebuah inovasi dalam dunia belanja dan mengambungkan tekhnologi mobile yang ahir-ahir ini sedang berkembang. Dengan cara mengembangkan sebuah aplikasi penghitung discount belanja di mobile yang berbasis android sehingga dapat memudahkan para wanita ataupun orang-orang yang mempunyai hoby dalam berbelanja.
Adapun judul penulisan yang akan saya buat ini adalah “ Aplikasi Discount Berbasis Platfrom Android”. Pemilihan penulisan aplikasi ini saya rasa cocok dalam perkembangan tekhnologi yang berkembang pesat dalam kehidupan nyata dimana orang-orang tidak jauh dari handphone dan juga gaya hidup manusia modern saat ini yang gemar berbelanja sehingga membuat mudah orang-orang dalam melakukan penghitungan belanja yang sedang di discount. Aplikasi ini berada dalam handphone yang bersifat mudah dan bisa di bawa kemana-mana sehingga sangat memberikan kemudahan bagi para pebelanja dalam melakukan perhitungan discount dimanapun menggunakan aplikasi ini.





Daftar Pustaka
Huda, A. A. (2012). 24 jam !! Pintar Pemrograman Android. yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.