1 . Latar
Belakang
Belakangan ini banyak sekali
isu geng motor yang meresahkan warga karena ulah para geng motor yang
seringkali bertindak secara anarkis dan juga emosional .dimana anggota geng
motor tidak segan – segan untuk menghancurkan bahkan mengahabisi musuhnya
apabila anggota geng motor itu tidak berada dalam kelompoknya .belakangan ini
geng motor juga sudah berani merusak rumah – rumah warga bahkan mereka tidak
segan – segan untuk menghabisi para warga yang berada di luar rumah atau anak –
anak muda yang sedang berkumpul di malam hari oleh karena itu kita seluruh
masyarakat di himbau agar tidak berpergian atau berkumpul di malam hari untuk
menghindari amukan geng motor . karena ulah sebagian geng motor yang tidak baik
sehingga mencoreng nama baik para anggota club motor karena masyarakat banyak
yang menilai bahwa club motor adalah bagian dari geng motor .
Club
motor adalah suatu organisasi para pecinta motor untuk menuangkan segala
aspirasi , inovasi , motivaasi serta tips dan trik dalam urusan dunia otomotif
sehingga para raider – raider yang mempunyai minat yang sejalan tertampung
kreatifitasnya . sehingga mereka tidak merusak serta brtindak anarkis seperti
yang di lakukan geng motor yang sering kali bertindak anarkis .kegiatan –
kegiatan club motor seringkali terorganisir seprti mengadakan acara kopdaran
pada setiap malem minggu hanya untuk sekedara bercrita atau saling tukar
pengalaman dalam dunia club , dan setiap 6 bulan sekali mereka mengadakan acara
touring ke tempat – tempat yang belum mereka sambangin ada pula club motor yang
sudah mempunyai acara tahunan seperti bakti sosial kepada anak yatim .
melakukan aniversary club mereka semua itu di lakukan agar mereka selalu
munjaga kekompakan dan solideritas yang tinggi sehingga terhindar dari yang
namanya perbuatan anarkis .
2 .
Identifikasi Masalah
Dari
latar belakang yang say aceritakan bahwa di indonesia sering terjadi tindak
kriminal yang di lakukan oleh geng motor sehingga meresahkan para warga .
tetapi berbeda dengan club motor kalau club motor adalah suatu organisasi yang
sudah teratur .
3 . Landasan
Teori
3. 1 Pengertian organisasi kelompok
Organisasi kelompok adalah sistem yang bergerak dan
berperan dalam merumuskan tujuan pendewasaan manusia sebagai mahluk sosial agar
mampu berinteraksi dengan lingkungan serta memadukan sebuah visi serta misi
yang sama . Dengan begitu disana kita bisa belajar bagaimana cara
menyikapi diri kita ketika berhadapan dengan suatu masalah sehingga kita bisa
menyelesaikannya . Dengan pendewasaan serta musyawarah maka kita dapat
menyikapi masalah kita dengan baik dan kita juga mampu berinteraksi dengan
inividu - individu sebagai mana peran kita didalam suatu lingkungan sosial .
3 . 2
pengertian organisasi kelompok meurut ahli
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
§ Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang
melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama .
§ James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk
setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama .
§ Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan
suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih
.
§ Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity)
sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif
dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk
mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan .
Sebuah
organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti
penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan
eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi
yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh
masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan
sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga
menekan angka pengangguran
Orang-orang
yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus
menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan
tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam
keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang
dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
3 . 3
pembahasan
Setiap unit kerja dipimpin oleh seorang kepala/pimpinan yang menduduki posisi
menurut tingkat unit kerjanya di dalam keseluruhan organisasi. Posisi, tanggung
jawab dan wewenang di dalam suatu kelompok formal terikat pada struktur dan
dibatasi oleh peraturan-peraturan yang mendasari pembentukan organisasi kerja
tersebut. Hubungan kerja yang didasari wewenang dan tanggung jawab, baik secara
vertikal maupun horizontal dan diagonal akan menunjukan pola tertentu sebagai
mekanisme kerja. Dengan kata lain pembagian tugas, pelimpahan wewenang dan
tanggung jawab serta arus perwujudan tugas, akan menggambarkan tipe atau bentuk
organisasi kerja .
Definisi dan Klasifikasi kelompok
Kelompok atau group didefinisikan sebagai dua atau lebih individu
yang saling bergantung dan bekerjasama, yang secara bersama berupaya mencapai
tujuan.Kelompok kerja (work group) adalah kelompok yang para
anggotanya saling berinteraksi terutama untuk saling berbagi informasi untuk
membuat keputusan guna membantu satu sama lain dalam wilayah kewenangannya
masing-masing.
Kelompok kerja tidak memiliki kebutuhan ataupun kesempatan untuk terlibat di dalam
kerja kolektif yang memerlukan upaya gabungan dari seluruh anggota tim.
Akibatnya, kinerja mereka sekadar kumpulan kontribusi parsial dari seluruh
individu anggota kelompok. Tidak ada sinergi positif yang menciptakan tingkat
kinerja keseluruhan yang lebih besar ketimbang totalitas input yang mereka
berikan. Sementara itu, Tim Kerja mengembangkan sinergi
positif melalui upaya yang terkoordinasi. Upaya individual mereka menghasilkan
suatu tingkat kinerja yang lebih besar ketimbang totalitas input para
individunya.
Peran Individu Dalam Organisasi
Peran individu dalam organisasi adalah bentuk
interaksi antara karakteristik individu dengan karakteristik organisasi. Setiap
individu dalam organisasi, semuanya akan berperilaku berbeda satu sama lain,
dan perilakunya adalah ditentukan oleh masing-masing lingkungannya yang memang
berbeda. Individu membawa ke dalam tatanan organisasi kemampuan, kepercayaan
pribadi, pengharapan kebutuhan dan pengalaman masa lalunya. Karakteristik yang
dipunyai individu ini akan dibawanya manakala memasuki lingkungan baru yaitu
oraganisasi atau yg lainnya. Organisasi juga merupakan suatu lingkungan yang
mempunyai karakteristik seperti keteraturan yang diwujudkan dalam susunan
hirarki, pekerjaan, tugas, wewenang, tanggung jawab, sistem penggajian, sistem
pengendalian, dan sebagainya.
Jenis
Kelompok Dalam Organisasi
Kelompok di dalam organisasi secara sengaja
direncanakan atau sengaja dibiarkan terbentuk oleh manajemen selaku bagian dari
struktur organisasi formal. Kendati begitu, kelompok juga kerap muncul melalui
proses sosial dan organisasi informal. Organisasi informal muncul lewat
interaksi antar pekerja di dalam organisasi dan perkembangan kelompok jika
interaksi tersebut berhubungan dengan norma perilaku mereka sendiri, kendati
tidak digariskan lewat struktur formal organisasi.
Dengan demikian, terdapat perbedaan antara kelompok
formal dan informal.
A. Kelompok
Formal
Kelompok ini dibangun dari pola struktur organisasi
dan pembagian kerja. Contohnya, pengelompokan kegiatan-kegiatan pekerjaan yang relatif
serupa ke dalam satu kelompok. Kelompok ini merupakan hasil dari sifat
teknologi yang diterapkan perusahaan dan berhubungan dengan cara bagaimana
suatu pekerjaan dilakukan. Kelompok juga terjadi tatkala sejumlah orang pada
tingkat atau status yang sama dalam organisasi memandang diri mereka sebagai
satu kelompok. Kelompok formal cenderung permanen, kendati terdapat perubahan
keanggotaan aktualnya. Kendati demikian, kelompok formal temporer ini juga
diciptakan oleh manajemen, misalnya pembentukan tim-tim berorientasi proyek
dalam organisasi yang bercorak matriks.
B. Kelompok
Informal
Kelompok Informal – Di dalam struktur organisasi formal, selalu terdapat
struktur informal. Setiap struktur organisasi formal, khususnya seputar sistem
hubungan peran, peraturan, dan prosedur di antara para anggotanya. Kelompok
informal pembentukannya lebih didasarkan pada hubungan dan persetujuan informal
di antara para anggota kelompok ketimbang hubungan peran yang telah ditentukan
manajemen. Hubungan informal tersebut dibentuk untuk memuaskan kebutuhan sosial
dan psikologis para anggota kelompok, sehingga tidak mesti berhubungan dengan
tugas-tugas organisasi yang harus mereka laksanakan.
Pengalaman Dalam kelompok
Menurut saya berorganisasi itu pasti pernah dilakukan
oleh setiap orang yang pada intinya dilakukan untuk bersosialisasi dan berbaur
dengan masyarakat untuk mencapai suatu tujuan. Dalam berorganisasi saya pribadi
pernah ikut serta dalam bidang social seperti karang taruna, kegiatan tersebut
merupakan kegiatan yang paling berkesan untuk saya pribadi, dimana dalam tim
tersebut kami dituntut untuk kerja keras dan yang paling penting adalah
kerjasama, saat mendapatkan tugas untuk terjun lansung ke masyarakat saya agak
tersendat dalam bersosialisasi, namun dengan dukungan dan kerjasama, tugas itu
pun dapat terselesaikan dengan mudah hingga acara pun dapat terselenggara
dengan lancer .
Kali ini saya
akan menceritakan pengalaman saya berorganisasi pada masa SMA tetapi saya tidak
ikut OSIS kali ini saya aktif dalam CLUB notor yang bernama BLACKLIST mereka
itu adalah club motor yang suka mengadakan touring karena saya suka jalan-jalan
jadi saya memutuskan untuk gabung ke club tersebut menurut saya kenapa engga
mumpung ada kesempatan untuk banyak mencari pengalaman dalam adventure . ?
pertama saya masuk ke club tersebut saya seperti orang asing tidak ada satupun
dari anggota club yagn saya kenal tetapi seiring berjalnnya waktu saya semakin
akrab dengan satu persatu anggota club tersebut .
Sewaktu ketika
club mengadakan rapat intern untuk memutuskan ketua club yang sudah ganti
periode ketika ketua club sudah terbentuk saya di pilih untuk menjadi ketua
humas karena kata mereka saya orangnya supel dan mudah bergaul,waktu periode
ketus bang Zoel kita bayak ngadain jalan kita sering ke kawah putih dan sering
menghabiskan weaktu liburan di tempat tersebut .
Ketika tanggal
28 april club kita mau ngadaiin acara bersantai di puncak sambil menetukan
ketua club yang baru kali ini say di calonkan sama anggota club untuk maju
menjadi salah satu calon ketua anggota club ketika itu saya menang dan terpilih
ubntuk menjadi ketua club,saya sudah merncanakan acara club blacklist untuk
mengadakan acara bakti sosial ke panti asuhan dan mengadakan acara tahunan sambil
tidak mengurangi tradisi club motor kita yaitu berlibur di tempat yang belum
kita kunjungi .
4 . 3 Wewenang dan tanggung jawab sebuah organisasi
club motor
Ketua umum
Tugas serta tanggung jawab
§ Menjaga dan terlaksananya program kerja taunan club motor
§ Melakukan silaturahmi dan menjaga ke kompakan anggota club
§ Mengadakan serta mengajak para anggota clubb untuk mengikuti acara
aniversary ke club – club motor lainnya .
Sekertariat
Tugas serta tangggung jawab
§ Mendata para anggota club motor baik yang baru maupun yang lama
§ Memebrikan onformasi club sendiri kepada club lainnya di seluruh indonesia
§ Menyebarkan undangan aniversary club kepada club – club lainya
Fordraieder
Tugas serta tangggung jawab
§ membuka jalan depan ketika club motor sedang mengadakan touring maupun
jalan bersama .
§ dan menjaga kekompakan para raider ketika dalam perjalanan agar tidak
putus di jalan .
Sweeper
Tugas serta tanggung jawab
§ membuka dan menutup jalan ketika para anggota club motor lewat sehingga
mereka selalu terjaga kekompaknnya
5 . kesimpulan dan saran
5 . 1 kesimpulan
Jadi club motor itu adalah sebuah organisasi yang
tersetruktur yang mempunyai agenda tahunan secara nyata dan rapih berbeda
dengan geng motor yang notabendnya suka kebut – kebutan di jalan dan merusak
ketertiban umum .
5 . 2 Saran
Dengan mengetahui struktur dan peran setiap jabatan
yang ada di dalam sekolah,diharapkan semua aspek yang berada di dalamnya
menjalankan peran dan fungsi mereka sebagaimana mestinya .
No comments:
Post a Comment