Sunday, March 24, 2013

Resume :ruang lingkup ekonomi


Resume : Ruang Lingkup Ekonomi
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat membuat pilihan (dengan atau tanpa uang) menggunakan  sumber yang terbatas, dengan cara atau alternatif terbaik untuk menghasilkan barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan manusia yang (relatif) tidak terbatas. Barang dan jasa yang dihasilkan kemudian didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi sekarang dan di masa yang akan datang kepada berbagai individu dan kelompok masyarakat supaya mereka isa memenuhi kebutuhannya
B keutuhan manusia menurut tingkatannya
. . MACAM-MACAM KEBUTUHAN MANUSIA
a. kebutuhan manusia berdasarkan intensitas atau tingkatannya ;
1. kebutuhan primer
            Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam rangka mempertahankan hidup, atau kebutuhan yang harus diutamakan dalam pemenuhan kebutuhan. Dengan kata lain kebutuhan ini adalah kebutuhan yang mau tidak mau harus terpenuhi, karena kalau tidak terpenuhi akan mengganggu kelangsungan hidup.
2. kebutuhan sekunder
            Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dipenuhi. Kebutuhan ini hanyalah sebagai pelengkap kebutuhan primer, jadi kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan yang tidak mutlak harus dipenuhi hanya sebagai tambahan.
3. kebutuhan tersier
            Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder telah terpenuhi terlebih dahulu. Pada dasarnya kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bersifat kesenangan (barang mewah) dan bagi yang memilikinya dapat meningkatkan status social seseorang. Maka kebutuhan tersier merupakan kebutuhan yang pemenuhannya tidak terlalu penting.
b. kebutuhan manusia berdasarkan waktunya
1. kebutuhan waktu sekarang
            Adalah kebutuhan yang pemenuhannya harus dilakukan dengan segera pada saat kebutuhan itu dirasakan dan tidak bias dihindari. Apabila tidak dipenuhi akan mengganggu kelangsungan hidup manusia.
2. kebutuhan waktu yang akan dating
            Adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak harus dilakukan pada saat kebutuhan itu rasakan, dan masih bisa dihindari untuk kemudian hari.
c. kebutuhan manusia berdasarkan subjeknya ;
v  Kebutuhan perorangan ; kebutuhan yang dimiliki oleh setiap orang secara individu yang pemenuhannya juga dilakukan sendiri-sendiri
v  Kebutuhan kelompok ;  kebutuhan yang pemenuhannya lebih dari satu orang atau banyak orang yang memiliki kepentingan yang sama.
d. kebutuhan manusia berdasarkan sifatnya ;
v  kebutuhan jasmani ; kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan dengan barang atau benda agar tubuh menjadi sehat.
v  kebutuhan rohani ; kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan dengan sesuatu yang bersifat abstrak, tapi dapat dirasakan.
e. kebutuhan manusia berdasarkan wujudnya
v  kebutuhan material ; kebutuhan yang pemenuhannya dapat dilihat dan diraba.
v  kebutuhan immaterial ; kebutuhan yang pemenuhannya tidak dapat terlihat dan tidak dapat diraba. Dengan kata lain kebutuhan ini adalah kebutuhan yang pemenuhannya berupa jasa.

C.  Sistem ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan yang berdampak pada kehidupan masyarakat baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Dari definisi diatas memiliki beberapa sifat penting yaitu; i) suatu proses, yang merupakan perubahan yang terjadi secara terus menerus, ii) sesuatu yang dapat merubah tingkat penghidupan masyarakat.

Pendapat lain juga menegaskan bahwa sistem ekonomi adalah cara suatu bangsa atau negara dalam menjalankan perekonomianya.

Ruang lingkup ekonomi


     A.    PENGERTIAN ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang sangat luas dan tidak terbatas penjabaran definisinya berikut ini adalah gamabaran kecil dari pengertian ruang lingkup ekonomi.
Kata ekonomi (economy) berasal dari kata Yunani yang mengandung arti “one who manages the household”. Arti ini secara literal berasal dari dua suku kata yang selama ini kita fahami, oicos dan nomos. Sedangkan ilmu ekonomi atau ekonomika atau economics adalah ilmu yang mempelajari manajemen rumah tangga tersebut. Menurut Lipsey et al. (1999) definisi ekonomika adalah ilmu sosial yang mempelajari tentang masalah ekonomi. Lebih lanjut, menurut Lipsey, definisi yang cukup baik adalah menurut Alfred Marshall yang mengartikan political economy atau economics sebagai sebuah studi tentang manusia dalam urusan hidupnya sehari-hari. Dengan kata lain ekonomika adalah sebuah studi tentang penggunaan sumber daya yang langka (scarce) untuk memenuhi keinginan manusia (yang tidak terbatas )
A .1 Secara fundamental dan historis, ilmu ekonomi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Ilmu Ekonomi Positif
Hanya membahas deskripsi mengenai fakta, situasi dan hubungan yang terjadi dalam ekonomi. Merupakan ilmu yang melibatkan diri dalam masalah “apakah yang terjadi”. Oleh karena itu ilmu ekonomi netral terhadap nilai – nilai. Artinya, ilmu ekonomi positif atau bebas nilai, hanya menjelaskan ‘apakah harga itu’ dan ‘apakah yang terjadi jika harga itu naik atau turun’ bukan ‘apakah harga itu adil atau tidak’
2. Ilmu ekonomi normatif
Membahas pertimbangan – pertimbangan nilai etika. Ilmu ekonomi normatif beranggapan bahwa ilmu ekonomi harus melibatkan diri dalam mencari jawaban atas masalah “apakah yang seharusnya terjadi”.Ilmu ekonomi sebagai bagian dari ilmu sosial, tentu berkaitan dengan bidang disiplin akademis ilmu sosial lainnya, seperti ilmu politik, sosiologi, psikologi, antropologi, sejarah, geografi dll. Sebagai disiplin yang mengkaji tentang aspek ekonomi dan tingkah laku manusia, juga berarti mengkajiperistiwa – peristiwa ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat.Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa tujuan ilmu ekonomi adalah untuk mencari pengertian tentang hubungan peristiwaekonomi, baik berupa hubungan kausal maupun fungsional dan untuk dapat menguasai masalah – masalah ekonomi yang di hadapi oleh masyarakat
.
§  Ekonomi Mikro
Ekonomi Mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari bagian-bagian kecil (aspek individual) dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Analisis dalam teori ekonomi mikro antara lain meliputi perilaku pembeli (konsumen) dan produsen secara individua dalam pasar. Sikap dan perilaku konsumen tercermin dalam menggunakan pendapatan yang diperolehnya, sedangkan sikap dan perilaku produsen tercermin dalam menawarkan barangnya. Jadi inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
1) mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber, dan
2) mencapai kepuasan yang maksimum.
Ekonomi Makro
Ekonomi Makro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan (agregate) berkaitan dengan penggunaan faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan. Apabila yang dibicarakan masalah produsen, maka yang dianalisis produsen secara keseluruhan, demikian halnya jika konsumen maka yang diananlisis adalah seluruh konsumen dalam mengalokasikan pendapatannya untuk membeli barang/jasa yang dihasilkan oleh perekonomian. Demikian juga dengan variabel permintaan, penawaran, perusahaan, harga dan sebaginya. Intinya ekonomi makro menganalisis penentuan tingkat kegiatan ekonomi yang diukur dari pendapatan, sehingga ekonomi makro sering dinamakan sebagai teori pendapatan (income theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi makro antara lain membahas masalah  
1) sisi permintaan agregate dalam menentukan tingkat kegiatan ekonomi, dan
2) pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi kegiatan ekonomi yang diinginkan.

B . Tindakan,Motif Dan tujuan ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal.
Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :

• Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.

• Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:

• Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.

• Motif ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.

Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:

• Motif memenuhi kebutuhan
• Motif memperoleh keuntungan
• Motif memperoleh penghargaan
• Motif memperoleh kekuasaan
• Motif sosial / menolong sesama

Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.
Politik Ekonomi

Yang dimaksud dengan politik ekonomi yaitu keseluruhan tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi secara langsung dengan satu atau beberapa cara. 
Apabila kita perhatikan dari pengertian politik ekonomi tersebut maka tujuan politik ekonomi yaitu agar kehidupan ekonomi masyarakat menjadi lebih baik atau lebih meningkat.
Sudah barang tentu setiap negara akan berbeda dalam mengambil langkah kebijaksanannya yang tujuannya adalah tetap sama yakni untuk kesejahteraan masyarakat.

Tindakan-tindakan tersebut antara lain

1.      Dalam bidang ekspor dan Impor
2.      Dalam bidang produksi
3.      Dalam bidang keuangan dan perpajakan
C . Masalah Ekonomi
C .1 kebutuhan
Kebutuhan adalah kegunaan yang  timbul dalam diri manusia dan masyarakat dalam bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya.
Kebutuhan dapat dikelompokkan menjadi dua:
1.Kebutuhan ekonomi adalah kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup yang dapat dinilai dengan uang, misalnya makan dan minum.
2.Kebutuhan non ekonomi adalah kebutuhan yang tidak dapat dinilai dengan uang.
Kebutuhan ekonomi pada dasarnya bersifat :
·  Berbeda untuk setiap orang maupun kelompok
·  Tidak sama sepanjang waktu
·  Berkembang dalam jumlah dan kualitasnya
·  Saling melengkapi atau saling berlawanan

Dari segi kepentingannya, kebutuhan dibedakan :
1.Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi, misalnya makan dan minum
2. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang harus dipenuhi supaya orang dapat hidup lebih baik, misalnya     buku bacaan.
3.Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bisa dipenuhi setelah kebutuhan sekunder, misalnya berlibur ke luar negeri.

Dari segi sifatnya, kebutuhan dibedakan :
1.Kebutuhan jasmani, adalah kebutuhan material, seperti rokok.
2.Kebutuhan rohani adalah kebutuhan jiwa, seperti agama.

Dari segi tujuannya, kebutuhan dibedakan :
1.Kebutuhan individual adalah kebutuhan perorangan seperti mandi
2.Kebutuhan social adalah kebutuhan untuk masyarakat, seperti tempat ibadah.

Dari segi waktunya, kebutuhan dibedakan :
1.Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan untuk masa sekarang seperti buku pelajaran bagi pelajar.
2. Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan untuk waktu mendatang seperti memiliki rumah sendiri setelah bekerja.
C .2 kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
·         Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangansehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipsdfgeggahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
·         Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
·         Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

D . Sistem ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan yang berdampak pada kehidupan masyarakat baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Dari definisi diatas memiliki beberapa sifat penting yaitu; i) suatu proses, yang merupakan perubahan yang terjadi secara terus menerus, ii) sesuatu yang dapat merubah tingkat penghidupan masyarakat.

Pendapat lain juga menegaskan bahwa sistem ekonomi adalah cara suatu bangsa atau negara dalam menjalankan perekonomianya. Secara umum sistem ekonomi di bagi menjadi 5 yaitu : Sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi campuran.
Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi pancasila yang disebut juga demokrasi ekonomi. Landasan pokoknya pasal 33 ayat 1-4 UUD 1945 (hasil amandemen). Adapun hal-hal yang harus dihindari dalam sistem demokrasi ekonomi, yaitu sistem free fight liberalism, sistem etatisme, dan monopoli.

Beberapa pendapat para ahli yang terkait dengan sistem ekonomi antara lain :

1.      Chester A Bemand mengatakan bahwa : ”Sistem ekonomi adalah suatu kesatuan yang terpadu yang secara kolestik yang di dalamnya ada bagian-bagian dan masing-masing bagian itu memiliki ciri dan  batas tersendir”
2.      Dumatry (1996) mengatakan bahwa :“Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan”.
3.      Gregory Grossman and  M. Manu mengatakan bahwa :“Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur yang terdiri dari atas unit-unit dan agen-agen ekonomi, serta lembaga-lembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi melainkan juga sampai tingkat tertentu yang saling menopang dan mempengaruhi.”    
4.      Menurut M. Hatta :”Sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berdasarkan atas asas kekeluargaan”

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat penulis simpulkan bahwa sistem ekonomi bukan hanya sebagai sekumpulan komponen atau unit perekonomian tetapi merupakan sebuah penerapan yang dikembangkan oleh seperangkat masyarakat yang masing-masing memiliki ciri dan batas-batas tersendiri.





Macam-Macam Sistem Ekonomi

Ada 4 macam sistem ekonomi di Indonesia, yang terdiri dari :

a.       Sistem ekonomi Tradisional 

Dalam sistem ekonomi tradisional kegiatan ekonomi masih menggunakan tradisi turun-temurun yang berlaku dalam suatu masyarakat dan telah menjadi nilai budaya setempat. Kegiatan produksi dalam sistem perekonomian tradisional dilakukan secara bergotongroyong dan bersifat kekeluargaan.

Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi tradisional antara lain adalah sebagai berikut :
·         Kegiatan produksi umumnya mengolah ttanah dan mengumpulkan benda yang disediakan alam
·         Alat produksi masih sederhana
·         Sangat tergantung pada alam
·         Hasil produksi untuk kebutuhan minimal dan besifat homogen 
·         Hasil industri berupa hasil kerajinan tangan 
·         Belum mengenal tukar menukar secara kredit (Kardiman, 2006 : 78).




b.    Sistem Ekonomi terpusat

Sistem ekonomi terpusat yang disebut juga sistem ekonomi sosialis adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh sumber daya dan pengolahannya direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan sistem ekonomi terpusat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·         Seluruh sumber daya dikuasai oleh negara
·         Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat
·         Kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur pemerintah secara terpusat
·         Hak milik individu tidak diakui (Kardiman, 2006 : 79)

c.   Sistem ekonomi liberal 

Sistem ekonomi liberat disebut juga ekonomi pasar, yaitu sistem ekonomi di mana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaanya dan mereka bebas bersaing.

Sejalan dengan uraian di atas berikut ciri-ciri sistem ekonomi pasar :
·         Adanya pengakuan terhadap hak individu
·         Setiap manusia adalah homo economicus
·         Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi 
·         Menerapkan sistem persaingan bebas
·         Motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri 
·         Peranan modal sangat penting
·         Peranan pemerintah dibatasi (Sardiman, 2006 : 80).

d.    Sistem ekonomi campuran 


Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang berusaha mengurangi kelemahan-kelemahan yang timbul dalam sistem ekonomi terpusat dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran pemerintah keberka sama dengan pihak swasta dalam menjalankan kegiatan perekonomian (Sardiman, 2006 : 80)


Daftar Pustaka
Kardiman, Drs dkk. 2006.  Ekonomi dunia kesehatan Kita, Yudistira

(sumber : http://elearning.gunadarma.ac.id)