Tuesday, March 13, 2012

makalah perkembangan emosi .


                                               KATA  PENGANTAR

      Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini memuat tentang perkembangan emosi pada anak-anak. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.

Penulis








                                        


DAFTAR ISI

 Kata pengantar  …………………………………….   V
 BAB 1 Pendahuluan  ……………………………….       1
A.   apakah intisari dari makalah ini?.................         1

BAB 2 Pembahasan
A.   perkembangan emosi..........................................  2          
B.   Ciri khas emosi ………………………………..  2
C.   Pola emosi..........................................................   3
D.   Metode belajar yang menunjang perkembangan
Emosi..................................................................  3
E.    Attachment..........................................................  4
 Daftar pustaka................................................................... 5











                                         PENDAHULUAN

        Kemampuan untuk bereaksi secara emosional sudah ada sejak bayi pertama kali lahir. Gejala pertama prilaku emosional adalah keterangsangan umum terhadap stimulus yang kuat. Keterangsangan yang berlebih-lebihan ini tercermin dalam berbagai aktivitas pada bayi yang baru lahir. Kemampuan mengekspresikan pada manusia adalah kemampuan yang harus dipelajari karena itu stimulasi emosi yang kuat dan akurat terhadap konteks perlu diajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat beremosi tepat dengan lingkungan sekitarnya.












                                      
                                 
                                            PEMBAHASAN   
                
      Perkembangan emosi.

      Emosi adalah suatu keadaan yang kompleks dari organisme yang menyangkut perubahan jasmani yang luas sifatnya (drever, 1986).Sejumlah study tentang emosi anak berpendapat bahwa perkembangan emosi pada anak bergantung pada factor pematangan dan factor belajar. Berikut penjelasan faktor-faktor tersebut antara lain:
·        Peran pematangan
Perkembangan kelenjar endoktrin penting untuk mematangkan prilaku emosi anak. Bayi secara relatif kekurangan produksi endoktrin yang diperlukan untuk menopang reaksi fisiologis terhadap strez. Kelenjar adrenalin yang memainkan peran utama pada emosi mengecil secara tajam setelah bayi lahir.
·        Peran belajar
Anak harus siap belajar sebelum tiba saatnya belajar

      - Ciri khas emosi anak:
1.     emosi yang kuat misalnya anak kecil bereaksi dengan intensitas yang sama, baik terhadap situasi yang remeh maupun yang serius.
2.     Emosi sering kali tampak misalnya anak seringkali memperlihatkan peningkatan emosi, ledakan emosional ini menimbulkan punishment untuk anak. Sehingga mereka perlu menyesuaikan dengan situasi yang dapat membangkitkan emosi mereka.
3.     Emosi bersifat sementara yaitu peralihan emosi pada anak-anak. Misalnya anak yang sedang menangis tiba-tiba tertawa karena melihat atraksi badut.
4.     Emosi berubah kekuatannya. Perubahan kekuatan emosi disebabkan oleh perkembangan intelektual, perubahan minat dengan nilai.

- Pola emosi  yang umum pada anak-anak adalah
1.     rasa takut
rangsangan takut bayi biasanya berupa suara keras, binatang,tempat gelap, rasa sakit dan sebagainya. Anak kecil lebih takut pada benda-benda dibandingkan dengan bayi. Alasannya anak kecil lebih mampu mengenal bahaya dibandingkan dengan bayi.
2.     rasa marah
Rasa marah sering diekspresikan oleh anak-anak daripada rasa takut. Alasannya karena anak-anak mengetahui bahwa kemarahan adalah cara untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.
3.     rasa cemburu
rasa cemburu adalah reaksi yang normal terhadap kehilangan rasa kasih sayang dari orang-orang disekeliling anak tersebut. Pola rasa cemburu dikombinasikan dengan rasa takut dan amarah.
4.     rasa gembira
kegembiraan adalah emosi yang menyenangkan. Anak merasa gembira mengekspresikannya dengan tertawa riang, bertepuk tangan atau berlompat-lompat.


- Metode Belajar yang menunjang perkembangan emosi
1.     Belajar secara coba dan ralat
Belajar secara coba dan ralat melibatkan reaksi. Anak belajar secara coba dan ralat untuk mengekspresikan emosidalam bentuk prilaku yang memberikan pemuasan terbesar kepadanya dan memberikan prilaku yang menolak prilaku yang memberikan sedikit pemuasan.
2.     Belajar dengan cara meniru
Anak-anak bereaksi dengan rangsangan dan metode yang sama dengan orang-orang yang diamati.
3.     Belajar dengan cara mempersamakan diri
 Learning by identification sama dengan learning by imitation. Yang membedakannya adalah pertama, anak hanya mengkagumi dan mempunyai ikatan emosional yang kuat. Kedua, motivasi untuk menirukan orang lebih kuat dibandingkan dengan motivasi meniru sembarang orang.
4.     Coditioning
Conditioning berarti belajar melalui asosiasi.Dalam metode ini objek dan situasi gagal dalam menimbulkan emosi kemudian berhasil setelah diasosiasikan. Contoh anak yang takut bermain dengan boneka kemudian diasosiasikan dengan permen, setelah dikondisikan maka rasa takut anak tersebut akan hilang.                               
 - Attachment(prilaku lekat)
      
      Attchment menurut bowlby adalah hubungan perasaan yang kuat, yang mengikat seseorang terhadap orang lain. Bowlby juga menjelaskan attach atau perlekatan memberikan rasa aman untuk anak-anak untuk mengeksplorasi lingkungannya dan dasar ini membentuk untuk hubungan interpersonal kedepan.


- Kondisi yang mempengaruhi emosi dominan

·        Kondisi kesehatan
Kondisi kesehatan yang baik mendorong emosi yang menyenangkan menjadi dominan, sebaliknya kondisi kesehatan yang buruk mendorong emosi yang tidak menyenangkan menjadi dominan.
·        Suasana rumah
Jika anak tumbuh didalam keluarga yang penuh dengan kebahagiaan maka hal tersebut mendorong emosi yang menyenangkan untuk anak, sebaliknya juga apabila  anak tumbuh dilingkungan keluarga yang penuh dengan pertengkaran, dendam, kecemburuan maka hal itu akan mendorong emosi yang tidak menyenangkan untuk anak.









                            DAFTAR PUSTAKA

referensi :
http://bintangbangsaku.com/artikel/2009/11/perkembangan-emosi.html

No comments:

Post a Comment