KELANGKAAN
Kelangkaan adalah suatu keadaan dimana sumber daya
yang tersedia kurang dari jumlah yang dibutuhkan atau sumber daya tidak dapat
memenuhi kebutuhan yang ada.
Kelangkaan atau biasa juga disebut Scarcity merupakan inti masalah ekonomi. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya kelangkaan adalah :
Kelangkaan atau biasa juga disebut Scarcity merupakan inti masalah ekonomi. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya kelangkaan adalah :
1. Keterbatasan SDA Alam merupakan pemberian Tuhan
Yang Maha Esa, tidak semua pemberian alam dapat berlangsung dikonsumsi maupun
direproduksi. Oleh karena itu, manusia dituntut dapat memanfaatkan SDA sebaik-baiknya.
2. Bencana alam Bencana alam merupakan peristiwa yang
tidak dikehendaki manusia. Namun, dalam kenyataannya hal ini terjadi, akibatnya
merusak SDA dan mengancam kehidupan manusia.
3. Pertumbuhan penduduk Penduduk bertambah menurut
deret ukur, sedangkan perekonomian bertambah menurut deret hitung. Artinya,
apabila penduduk dibiarkan secara alami, niscayaakan terjadi ketidakseimbangan
antara jumlah penduduk dan SDA yang ada.
4. Perlambatan penerimaan teknologi Penemuan teknologi
dapat menghambat penggunaan sumber daya. Semakin lambat ditemukan teknologi
berarti semakin besar kemungkinan terjadi pemborosan penggunaan SDA
5. Ketidaksabaran manusia Banyak kegiatan yang
dilakukan manusia karena ketidaksabarannya dapat berakibat berkurangnya SDA
6. Terbatasnya kemampuan produsen Tidak semua
keinginan konsumen terpenuhi oleh produsen, hal ini disebabkan oleh terbatasnya
faktor-faktor produksi yang ada.
Usaha untuk mengatasi kelangkaan :
1. penghematan dalam pemakaian
2. meningkatkan pengetahuan
3. menciptakan alat pemenuhan kebutuhan pengganti
4. memelihara SDA yang ada
MASALAH POKOK EKONOMI
Masalah pokok ekonomi dapat dibedakan menjadi dua
macam di golongan masyarakat yang berbeda.
A. Masyarakat tradisional, masalah pokok ekonomi yang ada yaitu:
A. Masyarakat tradisional, masalah pokok ekonomi yang ada yaitu:
1. produksi
2. konsumsi
3. distribusi
B. Masyarakat modern, malah pokok ekonominya yaitu :
1. barang apa yang akan di produksi ( What )
What
What berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. Jika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya: pada awal perkembangan laptop kecil (palm top), masyarakat kurang antusias terhadap produk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil (dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gadget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah.
What berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. Jika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya: pada awal perkembangan laptop kecil (palm top), masyarakat kurang antusias terhadap produk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil (dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gadget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah.
2. bagaimana cara memproduksi barang ( How )
How
How berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak.
How berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak.
3. untuk siapa barang tersebut di produksi ( For Whom
)
For whom
For whom menyangkut siapa yang akan
memakai barang hasil produksi, misalnya ada barang yang khusus untuk anak-anak,
remaja, orang dewasa, kemudian barang khusus untuk kalangan menengah ke atas
atau
menengah ke bawah dan seterusnya.
CARA MENGATASI KELANGKAAN DAN MASALAH POKOK EKONOMI.
Dalam kehidupan ekonomi sehari-hari , terdapat
beberapa permasalahan yang mendasar dan harus dicarikan jalan keluarnya atau
solusinya. Solusi yang ada untuk mengatasi hal ini, kita membutuhkan system
ekonomi yang tepat dan sesuai dengan kondisi permasalahan ekonomi yang ada. Sistem
ekonomi adalah perpaduan dari peraturan atau cara-cara yang merupakan satu
kesatuan yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu dalam perekonomian.
Sistem ekonomi di dunia ini dapat digolongkan menjadi 4 macam :
Sistem ekonomi di dunia ini dapat digolongkan menjadi 4 macam :
A. System Ekonomi Tradisional
adalah suatu system ekonomi dimana dalam menggunakan
factor-faktor produksi masih dengan pola tradisi atau adapt kebiasaan yang
tergantung pada factor alam.
Ciri-cirinya :
belum ada pembagian kerja tukar menukar dengan system barter hasil produksi dan system distribusi terbentuk karena kebiasaan / tradisi produksi yang dihasilkan / dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri kehidupan masyarakat yang bersifat kekeluargaan diatur secara bersama-sama alam merupakan sumber kemakmuran
belum ada pembagian kerja tukar menukar dengan system barter hasil produksi dan system distribusi terbentuk karena kebiasaan / tradisi produksi yang dihasilkan / dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri kehidupan masyarakat yang bersifat kekeluargaan diatur secara bersama-sama alam merupakan sumber kemakmuran
Kebaikannya :
masing-masing individu mempunyai keterikatan, sehinggarasa kekeluargaan dan kegotong royongan terlihat dan dirasakan oleh anggota masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
masing-masing individu mempunyai keterikatan, sehinggarasa kekeluargaan dan kegotong royongan terlihat dan dirasakan oleh anggota masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Keburukan/kelemahannya :
pola tradisi akan mengakibatkan kurang berkembang pola berfikir masyarakat
hasil produksi terbatas karena mengandalkan tenaga manusia dan factor alam
pengakuan adanya hak milik, kebebasan dan hak asasi manusia berdasarkan hukum adat.
pola tradisi akan mengakibatkan kurang berkembang pola berfikir masyarakat
hasil produksi terbatas karena mengandalkan tenaga manusia dan factor alam
pengakuan adanya hak milik, kebebasan dan hak asasi manusia berdasarkan hukum adat.
B. Sistem Ekonomi Pasar
System ekonomi ini dikenal juga dengan system ekonomi
kapitalis atau system ekomoni bebas.
Sistem ekonomi pasar adalah suatu system ekonomi, dimana sebagian besar barang-barang capital baik yang buatan manusia maupun buatan alam dimiliki oleh swasta, motivasi kegiatan ekonominya terutama adalah untuk mencari laba yang sebesar-besarnya bagi pemilik.
Sistem ekonomi pasar adalah suatu system ekonomi, dimana sebagian besar barang-barang capital baik yang buatan manusia maupun buatan alam dimiliki oleh swasta, motivasi kegiatan ekonominya terutama adalah untuk mencari laba yang sebesar-besarnya bagi pemilik.
Ciri-cirinya : setiap manusia baik sebagai produsen
maupun konsumen dianggap sebagai homo ekonomikus pengakuan adanya hak milik
pribadi pengakuan terhadap kebebasan dan hak-hak asasi manusia secara formal kedaulatan
konsumen dan kebebasan konsumen system pasar dan persaingan bebas motif mencari
laba terpusat pada kepentingan diri sendiri
peranan pemerintah terbatas
peranan pemerintah terbatas
Kebaikannya : setiap orang diberi kebebasan dan
kesempatan untuk berusaha sebaik-baiknya
setiap orang bebas memiliki alat-alat produksi setiap orang bebas memilih bidang usaha yang disukainya persaingan dapat menyebabkan adanya dorongan untuk maju produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan pasar tidak ada paksaan dari pemerintah
setiap orang bebas memiliki alat-alat produksi setiap orang bebas memilih bidang usaha yang disukainya persaingan dapat menyebabkan adanya dorongan untuk maju produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan pasar tidak ada paksaan dari pemerintah
Kelemahannya : adanya kebebasan berusaha mengakibatkan
yang kuat semakin kuat dan yang lemah semakin terdesak dan akhirnya pailit atau
mati menimbulkan monopoloi yang merugikan manusia menimbulkan eksploitasi (
penindasan ) tidak adanya pemerataan pendapatan stabilitas perekonomian tidak
terjamin, sering menimbulkan krisis.
C. Sistem Ekonomi Terpusat
Sistem ekonomi ini disebut juga system ekonomi
terkendali atau komando.
Sistem ekonomi terpusat adalah suatu system ekonomi dimana seluruh kebijaksanaan perekonomian diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat. Dalam prakteknya system ekonomi ini disebut juga system ekonomi sosialisme.
Sistem ekonomi terpusat adalah suatu system ekonomi dimana seluruh kebijaksanaan perekonomian diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat. Dalam prakteknya system ekonomi ini disebut juga system ekonomi sosialisme.
Ciri-cirinya : semua alat dan sumber produksi adalah
milik Negara, maka hak milik perseorangan tidak ada kebijakan perekonomian
diatur oleh pemerintah pusat produksi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat yang paling mendesak
Kebaikannya : pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya
terhadap perekonomian pemerintah bebas menentukan barang yang akan diproduksi
sesuai dengan kebutuhan masyarakat pemerintah mengatur distribusi barang
produksi mudah melakukan mengendalian dan pengawasan pelaksanaan pembangunan
bias lebih cepat
Kelemahannya : setiap orang tidak memiliki apa-apa,
kecuali barang yang sudah dibagi
pemerintah dominant mengatur seluruh kegiatan, sehingga potensi, inisiatif, dan daya kreasi tidak berkembang segala apa yang diperintahkan pemerintah harus dilaksanakan
pemerintah dominant mengatur seluruh kegiatan, sehingga potensi, inisiatif, dan daya kreasi tidak berkembang segala apa yang diperintahkan pemerintah harus dilaksanakan
D.Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah merupakan perpaduan
dari system ekonomi pasar dengan system ekonomi terpusat, sehingga
kelemahan-kelemahan yang ada tersebut bisa diatasi.
E.Sistem Ekonomi Indonesia.
Sistem ekonomi Indonesia sebenarnya adalah system ekonomi
campuran yang berdasarkan falsafah dan ideology Negara yaitu Pancasila.
Ciri-Ciri Positif : perekonomian disusun sebagai usaha
bersama berdasar atas asas kekeluargaan cabang-cabang produksi yang penting
bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara bumi,
air , dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan
dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sumber-sumber kekayaan
dan keuangan Negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan
rakyat serta pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga perwakilan
rakyat warga Negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki
serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak hak milik
perseorangan diakui dan dalam pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan
kepentingan masyarakat potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga Negara
diperkembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan
umum fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara
Ciri-ciri negatif : system free fight liberalisme yang
menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain system etatisme dalam
Negara beserta aparatur ekonomi Negara bersifat dominant serta mendesak dan
mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sector Negara
pemusatan kekuatan ekonomi pada suatu kelompok dalam bentuk monopoli yang
merugikan masyarakat
Referensi:
Adi Kuswanto, Zuhad Ichyaudin, Pengantar Ekonomi, Penerbit Gunadarma, ed. 1,
cet. 5 th 1996.
No comments:
Post a Comment